Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

UlasanGame.com – Setelah membahas Cara Mengatasi Error 0xc000007b, kali ini admin akan membahas tentang Cara Mengatasi 500 Internal Server Error. 500 Internal Server Error merupakan kode status HTTP yang sering dilihat oleh pengguna. Error tersebut menandakan bahwa ada yang salah dengan server suatu situs web, namun server tersebut tidak mengetahui detail penyebab masalahnya.

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

Pesan 500 Internal Server Error dapat muncul dalam beberapa cara, seperti :

— 500 Internal Server Error

— Temporary Error (500)

— HTTP 500 Internal Error

— HTTP Error 500

— HTTP 500 – Internal Server Error

Karena 500 Internal Server Error disebabkan oleh situs web yang Anda kunjungi maka mengganti browser tidak dapat menyelesaikannya.

Penyebab 500 Internal Server Error

Seperti yang telah disebutkan di atas, error ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah. Yang dimaksud dengan “salah”, bisa jadi ada masalah dengan pemrograman halaman atau situs, walaupun sebenarnya juga ada kemungkinan bahwa masalahnya berasal dari si pengguna.

Bagaimana Cara Mengatasi 500 Internal Server Error

Meskipun kemungkinannya kecil untuk berhasil, namun ada beberapa cara yang bisa kita coba, diantaranya :

— Muat ulang halaman web. Anda bisa melakukannya dengan mengklik tombol refresh/reload, menekan F5, atau menekan Ctrl+R.

Walaupun 500 Internal Server Error menunjukkan masalah pada server web, namun mungkin itu hanya sementara. Jadi siapa tahu jika Anda merefresh atau mereload halaman, pesan error telah hilang.

— Kosongkan cache/tembolok browser Anda. Jika ada masalah dengan versi cache dari laman yang Anda lihat, hal itu juga bisa menyebabkan masalah HTTP 500.

— Hapus cookies browser Anda. Beberapa masalah 500 Internal Server Error dapat diperbaiki dengan cara menghapus cookie yang terkait situs bermasalah.

Setelah menghapus cookies, restart browser dan coba lagi.

— Troubleshoot sebagai error 504 Gateway Timeout

Beberapa server menampilkan 500 Internal Server Error, padahal sebenarnya pesan yang lebih tepat berdasarkan penyebab masalahnya adalah 504 Gateway Timeout.

— Anda bisa mencobanya lagi nanti setelah web administrator memperbaiki error tersebut

Bagaimana Cara Mengatasi 500 Internal Server Error di Situs Milik Sendiri

Ada banyak alasan mengapa situs Anda menampilkan pesan error 500 kepada pengguna, seperti :

— Kesalahan perizinan. Dalam kebanyakan kasus, 500 Internal Server Error disebabkan oleh kesalahan izin pada satu atau beberapa file dan folder. Dalam sebagian kasus tersebut, izin yang salah terletak pada skrip PHP dan CGI . Ini biasanya harus diatur pada 0755 (-rwxr-xr-x).

— Timeout PHP. Jika skrip Anda terhubung ke sumber daya eksternal dan sumber daya tersebut mengalami timeout maka kesalahan HTTP 500 dapat terjadi. Mengatur timeout atau penanganan kesalahan yang lebih baik dalam skrip akan membantu menyelesaikan error ini.

— Kesalahan coding dalam .htaccess. Meskipun bukan penyebab umum, namun pastikan untuk memeriksa apakah berkas .htaccess situs Anda sudah terstruktur dengan benar.

Jika Anda menjalankan WordPress, Joomla, atau sistem manajemen konten atau CMS lainnya, pastikan untuk mencari pusat dukungan mereka guna mengatasi masalah yang lebih spesifik mengenai 500 Internal Server Error.

Jika situs web yang mengalami error 500 menjalankan Microsoft IIS, Anda mungkin mendapatkan pesan kesalahan yang lebih spesifik :

— Error 500.0 berarti kesalahan modul atau ISAPI telah terjadi.

— Error 500.11 berarti aplikasi dimatikan pada web server.

— Error 500.12 berarti aplikasi yang sibuk direstart pada web server.

— Error 500.13 berarti web server terlalu sibuk

— Error 500.15 berarti permintaan langsung untuk Global.asax tidak diperbolehkan

— Error 500.19 berarti data konfigurasi tidak valid.

— Error 500.21 berarti modul tidak dikenali.

— Error 500.22 berarti konfigurasi modul ASP.NET http tidak berlaku dalam mode Managed Pipeline.

— Error 500.23 berarti konfigurasi ASP.NET http Handlers tidak berlaku dalam mode Managed Pipeline.

— Error 500.24 berarti konfigurasi peniruan ASP.NET tidak berlaku dalam mode Managed Pipeline.

— Error 500.50 berarti terjadi kesalahan penulisan ulang selama penanganan pemberitahuan RQ_BEGIN_REQUEST. Terjadi kesalahan eksekusi konfigurasi atau inbound rule.

— Error 500.51 berarti terjadi kesalahan penulisan ulang selama penanganan pemberitahuan GL_PRE_BEGIN_REQUEST. Terjadi kesalahan konfigurasi global atau kesalahan eksekusi aturan global.

— Error 500.52 berarti terjadi kesalahan penulisan ulang selama penanganan pemberitahuan RQ_SEND_RESPONSE. Eksekusi aturan keluar dilakukan.

— Error 500.53 berarti terjadi kesalahan penulisan ulang selama penanganan pemberitahuan RQ_RELEASE_REQUEST_STATE. Kesalahan eksekusi aturan keluar terjadi. Aturan dikonfigurasi untuk dieksekusi sebelum cache pengguna output diperbarui.

— Error 500.100 berarti kesalahan ASP internal.

Itulah artikel mengenai Cara Mengatasi 500 Internal Server Error. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error | UG_Admin | 4.5